Selasa, 05 Mei 2015

Jobseeker

page 1

Sudah sekian lama off dari kegiatan menulis, sibuk mencari pekerjaan setelah pada agustus 2013 lalu aku sah menjadi seorang sarjana di salah satu universitas swasta di yogyakarta. Pada waktu itu aku adalah seseorang yang sangat menggebu-gebu dengan masa depan, aku bertekad untuk cepat mencari pekerjaan dan melanjutkan studi s2 untuk membanggakan orang tua ku, saat itu aku yakin dengan impian ku, sudah banyak kejadian yang aku alami saat kuliah, aku fikir semua akan baik-baik saja.... apa aku salah?

Juni 2013

Aku berhasil lulus dalam sidang skripsi, nilai ku cukup bisa ngebuat aku bangga. segera aku menghubungi kedua orang tua ku yang tinggal di surabaya...
 "Assalammualaikum ma, aku barusan udah beres sidang skripsi". "waalaikumsalam, alhamdulillah.... terus kapan wisudanya??" saut mama ku. "insya allah agustus ma.. ayah ada?". "ya ayah ada, sebentar ya sayang...". entah kenapa aku ngerasa senang sekali dengan nada bicara mama ku.. "Halo nak assalammualaikum..., alhamdulillah... sudah selesai semua??" tiba-tiba suara bapak-bapak yang familiar di telinga ku terdengar. "alhamdulillah yah... ".

Agustus 2013

Hari sabtu merupakan hari yang aku tunggu. Ayah, Ibu, Abang, dan salah satu teman terbaik ku sudah tiba di Yogyakarta dari hari jumat. Pagi-pagi sekali semuanya sudah siap, aku dengan stelan kemeja putih, celana bahan hitam, dan dasi.. yahh semua sempurna, tinggal muka ku yang masih ada bekas cacar yang cukup terlihat meskipun sudah di kasi bedak.. entah karena nervous atau kenapa ya, sejak kecil aku belum pernah cacar, kenapa cacarnya datang disaat yang gak tepattt.... argghh!!!

Auditorium Kahar Muzakir menjadi saksi bisu sejarah dalam hidup ku, hampir empat tahun aku menuntut ilmu di bidang pemasaran, aku punya mimpi, suatu saat akan menjadi seorang pemasar handal di suatu perusahaan multinational. Aku lihat, orang-orang yang ada digedung ini nampak sangat antusias mengikuti prosesi ini, tetapi ternyata tidak semua. Fatah, salah satu seorang kawan lama ku di kampus nampak risau..
"hai bro, kenapa kamu kok keliatan risau?" tanya ku. "aku khawatir, selanjutnya apa? apa aku akan cepat mendapatkan kerja? semoga.. aku ragu", jawab dia sambil sedikit tersenyum. ya memang sudah menjadi rahasia umum, menjadi seorang sajana tidak mudah, masih ada tantangan lain yang menunggu. Yap, Welcome to world of jobseeker.

Satu persatu nama dipanggil, cukup lama buat aku nunggu giliran ku untuk memindahan tali di toga dan menerima ijazah, setelah sekian lama menunggu dan..... eng ing eng... "Yusva Harun, lahir di Bandung, Fakultas Ekonomi UII", akhirnya...

Setelah segala prosesi telah selesai, aku segera menemui kedua orang tua ku. dari jauh terlihat mama ku yang tersenyum lebar menghampiri aku. "selamat ya sayanggg...." sambil mencium pipiku mama memberi ucapan selamat. "iya maa makasih... ayah mana ma?", tanya ku. "nah tuhh...", sahut mama.
aku lihat wajah ayah ku yang hampir menangis, tapi terlihat ayah ku menahannya, ya.. bisa dibilang itu momen mengharukan dalam hidup.

September 2013

Panggilan kerja pertama ku, di salah satu perusahaan tambang batu bara. pengalaman pertama ku yang membuat aku sangat bersemangat, waktu itu di ugm, aku bertemu dengan beberapa teman sekampus ku yang kemaren mengikuti prosesi wisuda dan.... beberapa teman ku yang sudah lulus 3 bulan sebelum aku. ya, mereka masih mencari.

Satu persatu dipanggil untuk memasuki ruangan, aku masih ingat, waktu itu tes pertama adalah wawancara bahasa inggris. yaa bahasa inggris! bisa dibilang conversation ku nol putul. yaa, g terlalu parah sh, paling engga aku mampu untuk memperkenalkan diri, namun saat interviewer nya mulai mengajukan beberapa pertanyaan... aku terus mencoba berusaha semampu ku untuk menjawab sebisa ku.

2 minggu kemudian.. ya bisa ditebak, aku gagal di fase awal. aku anggap itu sebagai pelajaran untuk persiapan panggilan berikutnya, saat itu, aku masih sangat bersemangat.